Berbisnis Dengan Teman Dekat? Coba Pertimbangkan Hal

Namun, tidak bisa dipungkiri juga bahwa kehadiran mitra bisnis bisa membantu kita untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang sebelumnya masih kita lakukan. Apabila kita merasa mampu menjalankan usaha sendiri, maka mencari companion bukanlah hal yang perlu dilakukan. Biar bisnis gak pecah di tengah jalan, pastikan visi misi-mu dan kawanmu sejalan. Hal ini penting karena berbisnis bareng butuh kekompakkan untuk memudahkan kamu melalui banyak tantangan dan mengambil keputusan.

Meskipun pada satu sisi sesungguhnya lingkaran pertemanan merupakan hal yang benar-benar berbeda dengan bisnis. Membangun bisnis hanya dengan niat saja tidaklah cukup, tentu kamu butuh modal untuk memulainya. Nah, kamu bisa mulai merencanakan bisnis dengan menabung di #TabunganOnline dari #BankSinarmas.

Saat Anda mencapai sukses, maka perasaan puas akan lebih terasa bila Anda berbisnis sendiri tanpa associate. Sebab bila Anda berbisnis dengan associate maka kepuasannya tidak akan maksimal karena bisnis sukses yang diraih, diperjuangkan bersama-sama dengan partner. Namun bila Anda berbisnis sendiri tanpa associate maka hasil perjuangan dan kerja keras yang Anda lakukan sendiri dapat membuahkan kepuasan yang optimum. Jadi saat meraih sukses, Anda bisa dengan bangga dengan pencapaian yang Anda raih.

Selain itu, tak semua teman bisa cocok diajak untuk menjalankan bisnis bersama-sama. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan jika ingin mengajak teman kamu sebagai rekan bisnis. Berikut ini 5 suggestions meyakinkan teman untuk bergabung menjadi rekan bisnis.

Berbisnis dengan parter

Bagaimana jika Anda harus berdebat demi kebaikan usaha dengan teman sendiri? Founders Agreement juga berfungsi sebagai dasar hukum antara Anda dan companion Anda sehingga jika terjadi sengketa, ada satu dokumen yang menjadi landasan serta bukti yang dapat digunakan. Pada tahun 1911 pemerintah AS memerintahkan monopoli Standard Oil untuk bubar menjadi sekitar 34 entitas terpisah, yang juga menandai berakhirnya kemitraan Rockefeller dan Flagler. Sampai hari ini, Anda akan menemukan perusahaan Rockefeller dan Flagler yang hidup melalui penerusnya seperti Mobil, Amoco, Chevron, dan Exxon. Dengan begitu, sebuah usaha akan mudah dijalankan, dan potensi menggapai kesuksesan akan terbuka lebar. Hal ini akan berbanding terbalik jika Anda mengabaikan dan tidak memperhatikan kapabilitas dari calon rekan usaha.

Dari sekian banyak teman Anda, pilihlah teman yang benar-benar teman, yakni sahabat. Orang yang memperlakukan Anda seperti sahabat dan dia pun demikian. Hubungan persahabatan yang berlanjut menjadi hubungan bisnis akan lebih terjamin. Simak dulu yuk ketujuh hal ini sebelum kamu berencana untuk membuka usaha dengan sahabat kamu. Jika kamu sudah menemukanpartneryang tepat, mulailah berdiskusi tentang arah bisnis kalian. Buatlah catatan tertulis tentang peran dan tanggung jawab masing-masing dalam perusahaan, serta bagaimana kalau salah satu dari kalian mengundurkan diri atau bila bisnis kalian mengalami kendala di tengah jalan.

Jangan hanya karena kamu sudah sangat yakin dengan sahabatmu, lantas kamu membiarkan semua keputusan berada di tangannya, begitu juga sebaliknya. Sebagai sesama rekan kerja, kamu dan sahabatmu berhak dan wajib tahu dengan segala perkembangan usaha kalian. Membuka usaha bersama sahabat sendiri memang terdengar menyenangkan. Kesamaan ide, selera dan pikiran sering kali menjadi motivasi utama mereka yang memilih berwirausaha bersama sahabat sendiri. Bagaimanapun, membangun usaha dengan sahabat ternyata tidak semudah yang dipikirkan, lho. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukannya.

Pertama, keuntungan menjalankan bisnis sendiri tanpa companion adalah mampu mewujudkan mimpi sendiri. Bila Anda berbisnis dengan partner tentu bisa saja ada perbedaaan impian diantara Anda dan partner Anda. Nah dari sini bukan tidak mungkin Anda bisa berselisih dengan associate ketika bisnis sudah bertumbuh dan ingin mengarahkan perusahaan lebih jauh. Dan bukan tidak mungkin karena Anda kalah peran dari companion bisnis Anda maka Anda harus rela mengubur impian dan harus mengejar impian orang lain yaitu companion bisnis Anda. Tapi bila Anda menjalankan bisnis sendiri maka Anda bisa dengan leluasa mengatur arah perusahaan sesuai dengan impian Anda.

Dari total pengguna web di Indonesia tersebut, forty nine,7% melakukan pencarian melalui mesin pencari, 39,2% mencari di media sosial, dan 37% mencari di web site resmi. Dari data tersebut, artinya masyarakat semakin mengandalkan web untuk menemukan dan mencari tahu sebuah brand. Sebagai perusahaan E-commerce Enabler, AHA Commerce membantu model lokal dan Internasional untuk meningkatkan penjualan di on-line marketplace. “Terlebih lagi dengan semakin besarnya generasi milenial di perusahaan, aspek kenyamanan menjadi sisi yang penting dan diinginkan oleh para karyawan. Ini terkonfirmasi dari hasil survey “employee engagement” yang kami lakukan baru-baru ini, aspek kekeluargaan dan kenyamanan merupakan faktor terbesar dalam keterlibatan/keterkaitan karyawan dengan perusahaan.