Bisnis Minuman Kekinian Masih Menggiurkan, Bisa Raup Keuntungan Sampai Rp18 Juta Per Bulan!

Karena itu dalam penyajiannya juga perlu memperhatikan bentuk dan gelas boba supaya terlihat lebih menarik. Bisnis kuliner merupakan jenis usaha yang tidak hanya dijalankan ala kadarnya dan kecil-kecilan melainkan telah menjadi bisnis menjanjikan dengan omset yang besar. Apalagi tak sedikit artis yang ikut berkecimpung dalam bisnis ini. Harga kerjasama waralaba sebesar Rp 5,7 jutaan saja, dengan ini kamu suda mendapatkan booth transportable, roll banner, hingga bahan baku untuk a hundred porsi.

Bisnis minuman bubble tea

Maka dari itu, bagi Anda yang tertarik memulai usaha minuman kekinian, Anda tidak perlu ragu. Jika Sahabat PoBis tertarik untuk menekuni bisnis minuman dingin dengan bisnis es bubble drink. Cara membuat es bubble hingga siap konsumsi sangatlah mudah. Pertama ambil 20 gram atau 2 sendok makan powder bubble drink ke dalam gelas, lalu tambahkan 50 ml air hangat.

Jadi saat memilih lokasi atau tempat berjualan ada baiknya Anda melakukan survei dan penelitian dahulu. Apakah di sana sudah banyak penjual minuman, atau jenis minuman bubble sudah ada atau belum di sana. Sesuai atau tidak harga sewanya dengan kemungkinan keuntungan yang akan Anda raih. Pengusaha kecil pun tertarik menanamkan modal ke jenis usaha ini sebab besaran rupiah yang harus dikeluarkan untuk membuka sebuah gerai tak terlalu besar. Keuntungan yang dijanjikan dengan membuka gerai aneka minuman bubble juga lumayan manis dan cepat kembali ke modal awal. Gerai usaha ini menjamur di perkotaan, terutama di pusat-pusat perbelanjaan, mal, dan warung makan pinggir jalan yang kerap menjadi tempat kegiatan ekonomi masyarakat.

Selain macchiato kamu juga wajib mencoba varian lain seperti Lemon Yogurt, Ovaltine, dan masih banyak lagi. KOI Thé menggunakan eighty persen bahan yang didatangkan langsung dari Taiwan. Harga minuman KOI Thé sangat terjangkau dibandingkan minuman bubble tea dari merek lain, yaitu mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu. Bukan sesuatu hal yang baru lagi melihat anak muda masa kini menentang minuman boba di mana-mana, terutama di pusat perbelanjaan.

Pemain lain yang merasakan segernya usaha ini adalah Yayah yang mendirikan Nabeelia Bubble Drink dengan mmenawarkan kemitraan mulai Mei 2017 lalu. Asal tahu saja, awalnya Yayah ingin menjalin kerjasama dengan pengusaha kemitraan minuman bubble lainnya. Namun, adanya persyaratan tertentu, membuat dia mengambil keputusan untuk membuka bisnis sendiri. Tak ingin melewatkan peluang, Yayah juga menawarkan kemitraan. Mitra juga perlu membayar royalti Rp 1,5 juta per bulan untuk Paket Island dan Rp 2,5 juta untuk paket mini kafe.

Menggali lebih dalam mengenai bisnis minuman bubble tentu diperlukan. Ukuran gelas yang biasa dipakai untuk thai tea, cocok juga buat kemasan bubble tea dengan ukuran yang besar seperti ini. Kalau terlalu kecil, dikhawatirkan tidak bisa memberikan efek menyegarkan. Nanti konsumen merasa kurang, makanya ukuran ini pas banget buat bubble tea juga.

Di sisi lain, penyedia minuman ini juga pintar dalam melakukan pemasaran. Tiap brand memiliki konsep dan pesan masing-masing untuk disampaikan. Promo untuk Pelanggan Tingkatkan penjualan dengan buat sendiri atau pilih langsung beberapa pilihan promo GoFood dan GoPay yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Mulai populer kembali sejak beberapa tahun terakhir, minuman unik ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Setidaknya, sejak tahun 1980-an, boba sudah banyak dijual dan disukai di negara asalnya, Taiwan. Bahkan, di tahun 1990-an, pasar boba meluas cukup jauh hingga mencapai Amerika Serikat. Namun, seiring bertambahnya waktu, tren terus berubah dan berganti, dan untuk beberapa saat penikmat boba sempat berkurang drastis dibanding awal kemunculannya.

Beberapa perlengkapan pokok seperti blender dan bahan baku lainnya akan segera didapatkan. Apalagi untuk kalangan anak muda yang sangat gemar dengan aneka minuman digin dengan beragam variasi rasa. Membuka usaha atau berwirausaha kini banyak menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mencari sumber pendapatan ekonomi. Ini disebabkan oleh makin terbatasnya lowongan pekerjaan yang tersedia, sehingga kreativitas dan kejelian melihat peluang lain dibutuhkan. Salah satu jenis usaha yang marak dilakukan di masa ini adalah membuka gerai-gerai usaha minuman bubble. Jenis minuman ini cukup laris dan memiliki pasar tersendiri.

Karena sudah banyaknya gerai yang menyediakan boba serupa, tak ada salahnya untuk menciptakan menu lain yang lebih inovatif dan berbeda dengan gerai lain. Anda harus memiliki menu signature sebagai ciri dan daya tarik boba Anda. Bubble sendiri merupakan sejenis butiran dengan warna hitam pekat yang berbentuk seperti kelereng dengan tekstur kenyal.